DIDUGA DIPICU SALING EJEK SAAT LIVE STREAMING SEORANG PEMUDA JADI KORBAN PENGEROYOKAN DI JALAN LINGKAR PINRANG

Media kara news. Pinrang — Insiden dugaan pengeroyokan terhadap seorang pemuda berinisial “I” terjadi di kawasan Jalan Lingkar, tepatnya di depan salah satu pondok pesantren di Kabupaten Pinrang, pada Selasa malam (26/05/2026).

Peristiwa tersebut diduga bermula dari saling sindir dan ejek saat melakukan siaran langsung (live) di media sosial. Berdasarkan keterangan salah satu pihak yang terlibat, awalnya terjadi adu mulut melalui live hingga muncul ucapan yang dianggap menyinggung dan memancing emosi.

Setelah itu, pihak korban mencoba mencari keberadaan lawan bicaranya dengan menghubungi melalui telepon. Awalnya, lokasi disebut berada di wilayah Rappang. Namun setelah dilakukan pencarian, orang yang dicari tidak ditemukan. Saat dihubungi kembali, lokasi disebut berpindah ke wilayah Tanru Tedong.

Situasi kemudian semakin memanas setelah kembali muncul percakapan melalui pesan singkat dan voice note yang dinilai mengandung unsur penghinaan. Pihak korban mengaku masih menyimpan rekaman suara tersebut sebagai bukti.

Pada Selasa malam, kedua pihak akhirnya sepakat untuk bertemu di wilayah Pinrang guna menyelesaikan persoalan tersebut. Awalnya, pertemuan disebut akan dilakukan secara baik-baik dan disepakati duel satu lawan satu.

Namun, setibanya di lokasi kejadian di Jalan Lingkar depan pesantren, situasi diduga berubah menjadi aksi pengeroyokan. Korban menyebut beberapa orang ikut melakukan penyerangan secara bersamaan.“Awalnya ingin menyelesaikan masalah secara baik-baik, namun situasi berubah hingga terjadi dugaan pengeroyokan,” ungkap sumber yang berada di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, pemuda berinisial “I” disebut mengalami luka cukup serius setelah diduga diinjak oleh beberapa orang di bagian kepala. Setelah kejadian, korban langsung dievakuasi menggunakan sepeda motor oleh rekannya.

Peristiwa itu kini menjadi perhatian warga sekitar dan ramai diperbincangkan di media sosial. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan pengeroyokan tersebut.

Masyarakat diimbau untuk menahan diri dan tidak menyelesaikan persoalan melalui tindakan kekerasan ataupun ajakan duel yang berpotensi menimbulkan tindak pidana.(Tmr- Darwin Sire)


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *